
semakin hari kendaraan semakin banyak dijalanan. menambah polusi, macet, bising. Hal ini juga yg bikin tingkat stress di ibukota bertingkat. Harusnya mereka yg membawa kendaraan sendiri menyadari, sebenarnya kemacetan tersebut datang dari banyaknya kendaraan. Cb kalau mereka sadar, jika dengan menggunakan kendaraan umum ke kantor akan mengurangi tingkat kepadatan kendaraan di jalan. Tp sayang penduduk ibukota teralalu manja dan gengsi untuk naek angkutan umum. Tp emang dari sisi lain tingkat kejahatan di kendaraan umum pun masih mengkhawatirkan. Tapi kalau untuk kaum adam pengecut sekali gk mau naek kendaraan umum karena alasan kriminalitas di kendaraan.
Semakin banyak nya kendaraan pun tidak menutup kemungkinan akan timbulnya kecelakaan. Bahkan bisa jadi semakin meningkat tingkat kecelakaan yang terjadi. Orang tua saya pernah bilang. ‘Kamu pake motor sekalinya celaka badan kamu langsung kena, beda sama yg bawa mobil’. Hal itu sgt saya iyakan dan menjadi pedoman saya untuk terus berhati2 pada saat berkendara motor. Walaupun motor sy terbilang motor ’setan’ yg punya mesin DOHC 150cc dengan 6 percepatan. Pasti akan mudah sekali berkendara dengan kecepatan diatas 80km/jam. Tapi tetap selama perjalanan sy gk pernah sembrono, selalu mengikuti peraturan lalu lintas dan berusaha untuk lebih tertib.
Berkendara sekrg sudah tidak cukup aman dengan hanya menggunakan helm standard SNI, jaket tebal, dan peralatan motor lengkap, tp juga harus dilengkapi dengan faktor lain seperti:
berdoa, sabar, tertib, aware, kenali posisi anda, kenali posisi kendaraan lain, kalkulator (perhitungan saat berkendara)
1. Berdoa.
Menurut sy ini faktor utama dalam berkendara, baca doa seblum berkendara, krna kita gk pernah tau apa yg terjadi di jalan. Yahh, Minimal sebelum berkendara baca bismillah. Kalau hafal baca doa selamat..
2. Sabar.
Udah kebayang kalau di jalan dengan padat nya kendaraan, sang pengendara sedang terburu2 atau mungkin ada pengendara yg sedang kesal karna mslh lain ditambah lagi dengan kemacetan yg terjadi. Sdh pasti rasanya kemarahan tersebut ingin diledakan. Kl ini disulut dengan ketidaksabaran kita, udah tau lah apa yg bakal terjadi, bisa jadi ring tinju dadakan di tengah jalan. Cb kl kita bersabar di jalan gk ada salahnya. Cukup klakson sekali. Jangan pernah cari masalah di jalan. Karena orang lain pun sbnrya sedang menunggu orang lain cr mslh dengan pengendara lain untuk meluapkan amarah dan stress. So kl emang msh bisa sabar. Sabar aja dulu. Kl dah gk bisa yaa sabar aja. Kecuali udah ada yang nyenggol kendaraan anda. Barulah kesempatan anda untuk meluapkan amarah karena kemacetan trsbut.
3. Tertib
Simple yaah hanya tertib, tp kalau di acuhkan ini bisa jadi salah satu faktor celaka. Tertib disini bukan hanya mengikuti rambu lalu lintas, tp tertib pada saat menyusul kendaraan di depan nya, pd saat macet gk mencari jlan cepat dengan mengambil jalur berlawanan. Atau ikuti arus jalanan. Jika jalanan pengendara sedang cepat imbhangi dengan kecepaatan yg dijalan. Jika tidak kuat ambil jalur kiri. Dll.
4. Aware
Anda harus selalu siaga dalam berkendara. Pandangan gk musti selalu kedepan. Tapi harus bisa merasakan atau kadang melihat keadaan kiri dan kanan anda. Bukan hanya melihat ada kendaraan yg akan menyusul atau tidaknya, tp jg lihat kondisi kendaraan tersebut, jg lihat tingkah laku si pengendara trsebut apkah membahayakan bagi anda atau tidak, contoh : diusahakan jgn mendekati kendaraan jenis truk yg besar atau flamabble, atau kendaraan yg terlihat seperti bis kota ygt sudah miring, atau motor yg terlihat kempes di depan, pengendara yg terlihat bengong, atau pengendara yg ugal2an.. Atau hal lain yg kira2 rawan dan cennderung akan timbul kecelakaan. Stay away from it..
5. Kenali posisi anda dan kendaraan lain
Setiap berkendara anda harus tau posisi anda dimana dan jarak anda dengan kendaraan lain. Karena setiap kendaraan punya arah dan tujuan yg berbeda. Siapa tau di depan anda tiba 2 belok kanan atau kiri dan dia lupa menyalakan lampu sign kiri atau kanan. Begitupun posisi anda harus selalu dijaga. Jaga posisi pada saat anda ingin pelan, saat anda ingin cepat, bersiap akan belok. Atau mungkin jangan sampai anda menghalangi kendaraan lain. Pernah sy sering liat di jalan utama 2 motor terlihat sengaja ngobrol smbil berkendara dan menghalangi kendaraan lain di belakangnya. D’oh gk bisa berhenti dulu apa kl mau ngobrol??..
6. Kalkulator (perhitungan)
Kalkulator disini bukan berarti anda harus bawa kalkulator pada saat berkendara, anda harus bisa meperhitungkan pada saat menyusul kendaraan di depan dengan perhitungan yg mantab, jgn lupa liat sekitar. Dan jg harus tau kecepatan motor kita sendiri, mampukah kendaraan ini melewati kendaraan trsbut dgn kecepatan motor kita yg miliki.
Atau jg perhitungan pada saat jalanan sepi atau ramai.. Saya lebih prefer pada saat jalanan sepi untuk lebih menggeber kendaraan. Tp kl lgi ramai lebih mengikuti arus jalanan.
7. Tambahin aja kalau ada yg kurang di komentar… Hehehe..
Hal2 diatas itu yg selalu saya inget kl lagi berkendara. Dan alhamdulillah sampe skrg gk pernah sama yg namanya celaka pada saat berkendara. FYI. motor saya suzuki satria FU 150. Yaah termasuk motor cepat dan liar. Tp msh bisa dijinakan dan dikendalikan oleh sang rider.. Hehe..
Semoga tulisan ini bermanfaat.. Dan bisa lebih safety safely happily ever after berkendara di jalanan..