May 29 2008
Tipe Pengendara Motor Di Jakarta
Saat ini, petumbuhan jumlah kendaraan roda dua di Indonesia, Jakarta
pada khususnya, mengalami kenaikan pesat dimana berbanding terbalik
dengan kualitas pengendaranya. Dimana para “pemilik motor” tersebut
mengendarai motornya tanpa mengindahkan kaidah2 dan norma serta etika
berkendara di jalan raya. Berbeda dengan sekitar 5 s/d 10 thn lalu
dimana setiap “pemula” akan mendapatkan wejangan dari orang tua
mengenai norma2 dan kaidah2 berkendara dijalan raya (mobil ataupun
motor).
Dewasa ini tipe2 pengendara motor bisa dilihat dari caranya
mengendarai. Adapun jenis-jenisnya adalah sebagai berikut.
1. Tipe Anjing Peking
Tipe ini adalah tipe rider paling menyebalkan. Pada saat macet suka
sekali klaksonnya menyalak tak henti2 kepada pengendara didepannay,
walaupun sedang macet atau lampu masih menyala merah. Tapi digertak
biasanya langsugn terkaing-kaing.
2. Tipe Ikan Cupang
Tipe ini adalah tipe rider yang tidak bisa melihat saingan dijalan.
Ketemu motor lain yang knalpotnya sama2 sangar atau dandanan sport,
langsung menempel mengajak bertarung. Jika lawannya tidak menanggapi,
dia akan berkeliaran disekitar si rider lawannya itu sambil
menari2kan buntutnya.
3. Tipe Anjing Herder
Tipe rider yang tidak mau mengalah dalam setiap kesempatan. Biasanya
jarang menyerobot barisan, tapi jika ada kendaraan lain akan memotong
jalurnya, langsung menyalak atau menerjang menutup jalurnya. Jarang
melakukan pelanggaran seperti naik trotoar ataupun menerobos lampu
merah, maka itu cepat emosi jika jalurnya diambil orang lain.
4. Tipe Kuda Laut
Tipe rider yang menyebalkan pula. Ciri-cirinya berkendara secara
pelan dijalur manapun, entah dijalur kiri atau kanan. Jika diklakson,
bahkan diteriaki sekalipun, cuek saja dan buang muka kearah lain.
Jika di konfrontasi, langung buang arah tanpa memperdulikan sang
lawan.
5. Tipe Burung Merpati
Biasa disebut tipe bebek (tapi dikarenakan mirip jenis kendaraan roda
dua, maka diganti saja), dikarenakan sukanya mengintili atau menempel
buntut motor lainnya. Biasanya dua atau tiga motor dan seperti
merpati, setia dengan pasangannya didepan.
6. Tipe Anak Ayam Tanpa Induk/Cecurut
Hampir mirip dengan tipe Anjing Peking, dikarenakan caranya
mengendarai motor persis anak ayam kehilangan induk. Menjerit2kan
klakson sambil berjalan tak tentu arah. Sedikit banyak mirip dengan
cecurut juga karena menerobos sana sini, tanpa peduli kendaraan lain.
Spion kadang menjadi bantalan setang atau bodi belakangnya.
Trotoarpun bukan halangan. Tak lupa, klakson yang mencicit-cicit.
7. Tipe Burung Merak
Tipe pengendara yang biasanya menggunakan modifikasi serba mahal,
baik motor maupun pengendaranya. Sering membuat lambat lalu lintas
yang sudah macet dikarenakan hobbynya mencari kaca-kaca lebar
dipinggir jalan, cermin2 yang dijual pinggir jalan, atau kaca mobil
yang tipe v-kool atau sparta. Kadang dari kecepatan tinggi, bisa
melambat hanya karena ada kaca klinik yang biasanya lebar dan
memantul untuk berkaca sejenak.
8. Tipe Kuda Liar/Mustang
Tipe pengendara yang suka memacu kendaraannya dalam kecepatan tinggi.
Kadang berjalan pelan, tapi tiba2 tanpa sebab bisa melaju kencang
tanpa tedeng aling-aling. Biasanya suka sekali memacu kendaraan
ketika lampu merah berubah dari merah menjadi hijau, tak jarang
sambil mengangkat roda depan. Biasanya susah “ditangkap”nya.
9. Tipe Cumi-Cumi
Tipe pengendara dengan motor yang tidak terawat atau motor dua tak
yang oli sampingnya dibuat boros. Menyebalkan dikarenakan
meninggalkan asap tebal bagai cumi-cumi melarikan diri.
10. Tipe Tipe Elang
Tipe pengendara yang identik dengan BM Polisi. Berjalan tenang dan
damai, tiba-tiba bisa “menukik” cepat jika melihat pelanggaran dengan
matanya yang sangat awas.
Tipe 11 Tipe Babi Hutan
Tipe penggendara ini mirip seperti Babi hutan, tidak tidak melihat
kondisi disamping atau di belakang
karena memang kukurangan Babi hutan matanya tetep lurus aja ke depan,
jadi motor yang nggak
punya spion ama lampu sen, bisa dikategorikan sebagai Babi. Sruduk
apapun yang ada didepan
dan disamping, seperti pengendara yang sudak salip dari kiri tanpa
lihat2 dan tanpa peringatan.
namun kalo nyenggol atau ke tabrak cuek aja. akibatnya Babi hutan itu
badannya (body) kucel
dan banyak borok.
Tipe yang manakah anda?
—- note : dikutip dari milis… —-


